The Great Episodes Of Muhammad Saw Penulis Dr. Said Ramadhan Al-Buthy

The Great Episodes Of Muhammad SAW  Penulis Dr The Great Episodes Of Muhammad SAW  Penulis Dr. Said Ramadhan Al-Buthy

Detail Buku:

Judul: The Great Episodes Of Muhammad SAW
Penulis: Dr. Said Ramadhan Al-Buthy
Penerbit: Mizan, 2015
ISBN: 978-602-0989-24-2
Jumlah halaman: 785 halaman
Besar file: 12,8Mb
Harga: Rp.167.750,- Beli
Baca Juga
1 of 317

Deskripsi:

Telah banyak orang menulis dan menganalisis kehidupan Rasulullah Saw. semata-mata dari sisi kemanusiaannya yang agung dan istimewa dengan cara yang sama, menyerupai ketika mereka membahas tokoh-tokoh penting lainnya yang hidup sebelum dan setelah beliau. Tidak sedikit penulis yang bersikukuh mengungkapkan bahwa penaklukan Islam di bawah komando Rasulullah Saw. yaitu Revolusi Kiri dalam bidang ekonomi terhadap dominasi Kelompok Ekstrem Kanan! Banyak pula yang berusaha mengarahkan pembaca pada dogma keliru bahwa faktor utama yang mendorong gerakan Nabi Saw. dan kaum Muslim yaitu ambisi merebut kekuasaaan duniawi dari tangan non-Arab. Kekeliruan itu mereka kukuhkan dengan banyak sekali argumen yang sering kali tujuannya hanya untuk meraih popularitas dan kekayaan. Bahkan, penulis sendiri pernah dibujuk untuk menyusun Sîrah Rasulullah Saw. dengan cara yang mendukung kekeliruan tersebut.  
Namun, perjalanan waktu membuktikan, banyak sekali cara, metode, dan karya-karya imajinatif itu tidak sanggup mengubah kebenaran menjadi kebatilan atau sebaliknya. Selubung yang menutupi tulisan- goresan pena menyerupai itu tersingkapkan sehingga pembaca mengetahui kekeliruan dan penyimpangannya. Kalangan umum dan cendekiawan meyakini bahwa keagungan Rasulullah Saw. yaitu satu di antara begitu banyak buah kenabian. Mereka juga yakin bahwa penaklukan di bawah pimpinan Rasulullah Saw. yaitu pelaksanaan perintah Allah, yang tujuannya bukan mengejar nikmat dunia dalam bentuk harta dan kekuasaan. Selain itu, mereka yakin bahwa kepemimpinan kaum Muslim atas bumi ini merupakan hak insan sebagai   khalifah Allah yang dimuliakan dengan hukum-Nya. Jadi, bahu-membahu semua insan mempunyai tugas yang sama. Keutamaan dan keistimewaan masing-masing ditentukan oleh ketakwaan dan amal salehnya, bukan sebab harta, kedudukan, kebangsaan, dan yang lainnya.

Begitulah, semakin terlihat terang dikala ini, banyak insan yang berusaha mencari fakta-fakta yang higienis dari segala cacat liberalisme yang mementingkan kekuasaan dan popularitas. Kesadaran itu di antaranya didorong oleh banyaknya petaka yang menciptakan insan menderita sebab mempermainkan fakta dan menundukkannya pada kepentingan nafsu dan dunia. Bisa jadi, ini merupakan salah satu faktor laten yang mendorong fenomena kebangkitan Islam di banyak sekali penjuru dunia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

close