Hypnosis: The Art Of Subconscious Communication Penulis Adi W. Gunawan

 The Art of Subconscious Communication Penulis Adi W Hypnosis: The Art of Subconscious Communication Penulis Adi W. Gunawan

Detail Buku:

Judul: Hypnosis: The Art of Subconscious Communication
Penulis: Adi W. Gunawan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2005
ISBN: 979-22-1714-2
Bahasa: Indonesia
Jumlah halaman: 200 halaman
Jenis File: PDF
Baca Juga
1 of 106

Besar file: 1,65Mb
Review: Goodreads

Deskripsi:

Dalam beberapa tahun terakhir, kita sangat sering mendengar kata hipnosis, entah lewat media cetak, seminar, maupun terutama dari media televisi yang dengan gencar menayangkan bermacam-macam kegiatan hipnosis. Karena itu, kesan atau pemahaman yang beredar di masyarakat luas mengenai hipnosis ialah praktik supranatural atau klenik, hipnosis sama dengan gendam atau kejahatan, hipnosis ialah penguasaan pikiran, hipnosis ialah ilmu sesat yang memakai kekuatan makhluk halus, dan hipnosis ialah sama dengan tidur. Pemahaman menyerupai itu sungguh menyesatkan dan penulis buku ini terdorong untuk mengoreksi pemahaman yang kurang sempurna itu.

Buku ini ditulis dengan tujuan memperlihatkan gosip dan pengetahuan yang benar wacana dasar-dasar hipnosis, yang didasarkan pada banyak sekali riset ilmiah, banyak sekali literatur, dan pengalaman langsung dalam menerapkan hipnosis untuk diri sendiri dan membantu orang lain. Dengan menguasai dasar-dasar hipnosis yang diuraikan dengan sangat lezat dan gampang dipahami ini, kita sanggup mempelajari penggunaan hipnosis untuk kepentingan terapi, pertunjukan, mengendalikan atau mengurangi rasa sakit, menggali gosip di dalam pikiran bawah sadar, memprogram ulang pikiran, mempercepat proses pemelajaran, dan masih banyak lagi. Hipnosis juga sanggup diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Dalam pendidikan keluarga—misalnya untuk kegiatan pembentukan mental anak
  • Dalam pendidikan di sekolah—misalnya untuk menyingkirkan mental block anak terhadap mata pelajaran tertentu
  • Dalam pelatihan—misalnya untuk menghidupkan mood akseptor sehingga mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, sekalipun topiknya sangat kering
  • Dalam hubungan dan komunikasi—untuk membangun hubungan yang baik dan komunikasi yang efektif
  • Dalam pemasaran dan penjualan—untuk memengaruhi calon konsumen secara halus, tanpa menipu atau menjebak mereka.

Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More